Selasa, 10 Mei 2011

Putu Mayang

SELAIN keunikannya, aneka camilan tradisional digemari masyarakat lantaran rasanya yang sangat familier dan tidak lekang oleh waktu, walau zaman sudah berubah. Fenomena itu pula yang membuat kue tradisional Indonesia sering disajikan di kafe ataupun restoran di hotel berbintang di manapun. Kue putu mayang, misalnya.

Ingin tahu selengkapnya membuat putu mayang, berikut ulasannya:

Bahan:

560 ml santan
300 gram tepung beras
75 gram tepung kanji
3 sdm gula pasir
1 sdt pewarna merah/pasta stroberi
1 sdt pewarna hijau/pasta pandan
0,5 sdt garam halus

Bahan saus kinca:

500 ml santan dari 0,5 butir kelapa
150 gram gula merah, iris halus
2 sdm gula pasir
2 cm kayu manis
1 sdm tepung beras
1 lembar daun pandan, potong-potong
0,5 sdt garam halus

Cara membuat:

1. Larutkan tepung beras dengan santan, tambahkan gula dan garam, lalu aduk rata, Didihkan di atas api kecil sambil terus diaduk hingga menggumpal, kemudian angkat. Selagi panas tambahkan tepung kanji, uleni hingga rata, sisihkan.

2. Bagi adonan menjadi tiga bagian. Tambahkan pewarna hijau/pasta pandan dan pewarna merah/pasta stroberi pada setiap bagian. Biarkan putih pada bagian lainnya. Aduk rata.

3. Masukkan adonan ke dalam cetakan putu mayang, tekan di atas daun pisang. Lakukan hingga adonan habis.

4. Kukus adonan yang telah dibentuk selama 15 menit atau hingga kue matang. Angkat, dinginkan.

5. Buat saus kinca dengan cara melarutkan tepung beras, gula merah, gula pasir, dan garam. Tambahkan kayu manis dan daun pandan. Rebus sambil terus diaduk hingga mendidih. Angkat, saring, dinginkan.

6. Atur kue putu mayang dalam piring saji, hidangkan dengan saus kinca sebagai pelengkap.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Sumber :
http://www.okefood.com/read/2009/11/13/305/275315/305/putu-mayang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar